Free ongkos kirim keseluruh Indonesia

Cara Mencuci Baju yang Baru Dibeli, Bebas Virus dan Kuman!

Cara Mencuci Baju yang Baru Dibeli

Membeli baju baru selalu menyenangkan, tapi tahukah kamu bahwa mencuci baju baru sebelum memakainya sangat penting? Tahu cara mencuci baju yang baru dibeli?

Artikel ini akan membimbing kamu melalui langkah-langkah yang benar untuk mencuci pakaian yang baru dibeli.

Proses ini tidak hanya akan membantu menghilangkan zat kimia yang mungkin masih tersisa, tetapi juga akan memastikan pakaianmu tetap dalam kondisi terbaik.

Cara Mencuci Baju yang Baru Dibeli

Ini beberapa tahapan cara mencuci baju yang baru dibeli agar baju barumu bersih dan bebas dari zat kimia atau bakteri/virus yang menempel:

  1. Periksa Label Instruksi

Langkah awal yang tidak boleh dilewatkan adalah memeriksa label instruksi yang terpasang pada setiap item pakaian baru yang kamu beli.

Label ini bukan sekadar hiasan, melainkan panduan penting yang menginformasikan cara terbaik merawat pakaian tersebut.

Dari label ini, kamu akan mengetahui suhu air yang ideal yang harus digunakan, apakah pakaian tersebut harus dicuci sendirian untuk menghindari penyebaran warna, dan apakah pakaian tersebut aman untuk dimasukkan ke dalam mesin cuci atau pengering.

Mengabaikan petunjuk ini bisa berakibat fatal, seperti pakaian yang menyusut, berubah bentuk, atau bahkan kehilangan warna dengan cepat.

  1. Rendam dalam Air Dingin

Setelah memeriksa label dan mengonfirmasi instruksi pencucian, langkah berikutnya adalah merendam pakaianmu dalam air dingin.

Ini bukan hanya sekedar basuh, melainkan proses penting untuk mengeluarkan pewarna berlebih yang mungkin belum menempel permanen pada kain.

Rendam pakaian selama sekitar 30 menit untuk memastikan semua sisa pewarna terlepas.

Proses ini penting untuk mencegah pewarna menyebar ke pakaian lain dalam proses pencucian berikutnya, yang bisa mengakibatkan pakaian lain terkena noda.

Rendaman awal ini juga membantu menyiapkan serat kain sehingga lebih siap menerima pencucian yang lebih dalam.

  1. Pilih Dicuci Pakai Tangan atau Mesin

Berdasarkan informasi dari label, kamu dapat memutuskan apakah pakaian harus dicuci dengan tangan atau boleh menggunakan mesin cuci.

Jika label menunjukkan bahwa pakaian dapat dicuci menggunakan mesin cuci, pastikan untuk mengatur mesin pada siklus lembut dengan air dingin.

Penggunaan air dingin adalah kunci untuk menjaga kualitas serat dan warna.

Namun, jika instruksi menyarankan pencucian tangan, maka lakukan dengan hati-hati menggunakan air dingin.

Menggunakan tangan untuk mencuci dapat membantu menjaga serat dari kain yang lebih delikat dan mengurangi risiko kerusakan mekanis dari mesin cuci.

Baca Juga: Cara Menghilangkan Bintik Hitam di Baju yang Ganggu

  1. Gunakan Deterjen yang Lembut

Pemilihan deterjen yang tepat sangat penting dalam mencuci baju baru.

Gunakan deterjen yang lembut yang dirancang untuk pakaian berwarna atau delikat.

Deterjen ini biasanya tidak mengandung pemutih dan memiliki formula yang lebih ringan yang tidak akan keras pada serat kain.

Hindari penggunaan deterjen yang mengandung bahan kimia agresif yang dapat merusak pakaian baru kamu.

Jumlah deterjen yang digunakan juga harus diperhatikan—menggunakan terlalu banyak bisa menyisakan residu yang sulit hilang dan bisa menyebabkan iritasi pada kulit.

  1. Bilas dengan Air Dingin

Setelah proses pencucian, sangat penting untuk membilas pakaian dengan air dingin.

Pembilasan yang baik akan memastikan semua sisa deterjen dan kotoran terangkat dari kain.

Air dingin membantu menutup pori-pori serat kain, yang menjaga kestabilan warna dan membantu serat menjadi lebih kuat.

Lakukan pembilasan beberapa kali hingga kamu yakin bahwa tidak ada lagi busa atau sisa deterjen yang tertinggal.

  1. Pengeringan yang Aman

Cara kamu mengeringkan pakaian juga mempengaruhi keawetannya.

Jemur pakaian di tempat yang teduh dan hindari penggunaan pengering mesin kecuali jika disarankan oleh label care.

Pengeringan di tempat teduh membantu menghindari paparan sinar matahari langsung yang bisa memudarkan warna.

Selain itu, gantungkan pakaian dengan rapi untuk menghindari kerutan yang tidak perlu, yang bisa memperumit proses setrika nantinya.

  1. Setrika dengan Suhu Rendah

Jika pakaianmu membutuhkan penyetrikaan, setel setrika pada suhu rendah sesuai dengan anjuran pada label pakaian.

Gunakan kain penutup antara setrika dan pakaian untuk melindungi kain dari panas langsung.

Ini membantu mencegah kerusakan seperti bekas terbakar atau kain menjadi mengkilap yang sering terjadi jika setrika terlalu panas langsung menyentuh pakaian.

Baca Juga: Cara Menyetrika Kain Shimmer Agar Tak Cepat Rusak

Mencuci baju baru dengan benar tidak hanya soal menjaga mereka agar terlihat bagus, tetapi juga tentang memperpanjang masa pakai dan menjaga agar pakaian terasa nyaman saat dipakai.

Dengan mengikuti panduan cara mencuci baju yang baru dibeli yang telah disebutkan, kamu akan menjaga kualitas dan tampilan pakaian baru kamu.

Kalau kamu mau cari-cari baju baru dengan model yang menarik, kamu wajib cek koleksi kemeja dan gamis Shenada!

Punya model potongan dan aksesoris yang menarik, kualitas bahan yang digunakan pun terbaik sehingga sangat nyaman digunakan untuk berbagai kebutuhanmu.

Aisyah Fitrah Rachma

Penulis fashion berpengalaman selama 5 tahun dan pengamat mode berbusana wanita yang berdedikasi. Dengan pemahaman mendalam tentang tren dan inovasi dalam industri ini, saya menghasilkan konten informatif dan inspiratif. Aktif mengikuti perkembangan dalam dunia fashion, saya mampu menganalisis tren, mengidentifikasi perubahan gaya, dan meramalkan arah mode mendatang. Dengan keterampilan menulis yang kuat, saya bertujuan untuk terus menginspirasi, mengedukasi, dan memberikan kontribusi positif bagi industri fashion dan para pembaca.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Shopping Cart

No products in the cart.

Return to shop

Shenada Official Website

Selamat datang di Toko Kami. Kami siap membantu semua kebutuhan Anda

Halo.. Selamat datang Dengan Syanash. Ada yang bisa Saya bantu?

WhatsApp Form