Free ongkos kirim keseluruh Indonesia

Cara Mencuci Baju Berpayet, Bikin Awet dan Tak Copot

Cara Mencuci Baju Berpayet

Punya baju berpayet tapi bingung cara mencuci baju berpayet agar payet atau manik-maniknya tak lepas?

Memiliki pakaian berpayet memang bisa menambah pesona tampilanmu di berbagai kesempatan.

Tapi, untuk menjaga agar keindahan tersebut tetap bertahan, kamu perlu tahu cara mencuci baju berpayet yang benar.

Artikel ini akan bagikan panduan cara mencuci baju berpayet yang tepat agar payet di pakaianmu aman dan tak lepas.

Cara Mencuci Baju Berpayet

Ini beberapa cara mencuci baju berpayet yang aman dan bisa kamu coba di baju berhiaskan payet-payetmu:

  1. Membalik Pakaian Sebelum Direndam

Sebelum kamu memulai mencuci, hal pertama yang harus dilakukan dalam cara mencuci baju berpayet adalah membalik pakaian berpayet.

Langkah ini sangat penting karena dengan membalikkan pakaian, kamu akan melindungi payet-payet yang terpapar langsung pada gesekan saat dicuci.

Dengan begitu, risiko kerusakan payet bisa diminimalisir.

Selain itu, jika kotoran hanya ada di satu bagian saja, kamu tidak perlu mencuci seluruh bagian pakaian, tapi cukup membersihkan bagian yang kotor tersebut.

Hal ini akan membantu menjaga keseluruhan struktur dan hiasan pada pakaian tetap dalam kondisi baik.

  1. Mencuci secara Manual

Mencuci baju berpayet tidak boleh sembarangan, terutama menghindari penggunaan mesin cuci.

Mesin cuci dengan gerakan rotasi dan tekanannya yang kuat bisa menyebabkan payet-payet menjadi lepas dan merusak tekstur kain.

Maka dari itu, cara terbaik adalah dengan mencuci secara manual.

Kamu bisa mengisi bak atau ember dengan air dingin, kemudian menggunakan shampoo bayi atau sabun cuci yang lembut untuk merendamnya.

Goyangkan pakaian secara perlahan dalam air atau gunakan tanganmu untuk menggerakkan air di sekitar pakaian, tapi ingat jangan menguceknya.

  1. Memilih Deterjen yang Tepat

Deterjen yang digunakan harus bebas dari bahan kimia keras yang bisa merusak payet dan kain.

Deterjen keras sering kali terlalu agresif dan bisa merusak kilau serta kekuatan dari payet.

Shampoo bayi adalah alternatif yang bagus karena memiliki formula yang lembut dan aman untuk kain dan hiasan yang sensitif seperti payet.

Selalu pastikan bahwa deterjen telah terlarut sempurna dalam air sebelum kamu memasukkan pakaian untuk mencegah residu sabun yang mungkin menempel dan merusak payet dalam cara mencuci baju berpayet.

  1. Teknik Pencucian yang Lembut

Saat mencuci, penting untuk mengingat bahwa pakaian berpayet harus ditangani dengan sangat hati-hati dalam cara mencuci baju berpayet yang benar.

Setelah merendam pakaian dalam campuran air dan shampoo bayi, angkat dan celupkan kembali dengan hati-hati tanpa mengucek atau menyikatnya.

Gerakan yang lembut ini cukup untuk membersihkan tanpa merusak serat kain atau payetnya.

Proses ini harus dilakukan dengan sabar dan teliti untuk memastikan bahwa semua bagian pakaian bersih tanpa mengorbankan keutuhan payet dan kain.

Baca Juga: Panduan Cara Merawat Gamis Shimmer Agar Tak Cepat Rusak

  1. Mengeringkan Pakaian dengan Benar

Setelah pencucian, proses pengeringan juga tidak kalah penting dalam cara mencuci baju berpayet.

Pakaian berpayet sebaiknya tidak diperas untuk menghindari kerusakan pada serat kain dan lepasnya payet.

Cara terbaik adalah dengan menggantung pakaian di tempat yang teduh dan membiarkannya mengering secara alami.

Hindari penggunaan pengering mesin karena panas yang dihasilkan bisa merusak kain dan payet.

Pengeringan alami akan membantu menjaga bentuk dan tekstur pakaian, serta melindungi hiasan payet agar tidak rusak.

  1. Penanganan Noda Khusus

Jika kamu menemukan noda pada baju berpayet, bersihkan area tersebut dengan cepat saat lakukan cara mencuci baju berpayet.

Gunakan kain lembut yang telah dibasahi dengan campuran air dan shampoo bayi, kemudian tepuk-tepuk area bernoda secara perlahan.

Jangan menggosok noda karena ini bisa merusak payet dan kain.

Membersihkan noda secara spot akan meminimalisir risiko kerusakŠ°Š½ lebih luas pada pakaianmu.

Baca Juga: Cara Mengembalikan Warna Gamis yang Pudar Jadi Seperti Baru

Mengapa Harus Berhati-hati saat Mencuci Baju Berpayet?

Pakaian berpayet biasanya digunakan untuk acara-acara khusus dan cenderung lebih sensitif dibandingkan dengan pakaian biasa.

Payet yang terjahit pada kainnya bisa dengan mudah terlepas atau rusak jika tidak dicuci dengan cara yang tepat.

Gesekan kuat, deterjen keras, atau cara pengeringan yang salah bisa membuat hiasan payet tersebut lepas dari kain, rusak, atau bahkan membuat warna kain menjadi pudar.

Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk mengikuti beberapa langkah pencucian khusus agar baju berpayet bisa terjaga keindahan dan durasinya.

Tapi agar tak gampang rusak, kamu bisa juga cari pakaian berpayet yang jahitan payet dan manik-maniknya kuat, seperti koleksi kemeja dan gamis berpayet dari Shenada.

Selain punya kualitas bahan yang mumpuni, jahitan hiasan payet di kemeja dan gamis Shenada juga sangat kuat sehingga tak akan mudah lepas dan luntur meski saat dicuci.

Aisyah Fitrah Rachma

Penulis fashion berpengalaman selama 5 tahun dan pengamat mode berbusana wanita yang berdedikasi. Dengan pemahaman mendalam tentang tren dan inovasi dalam industri ini, saya menghasilkan konten informatif dan inspiratif. Aktif mengikuti perkembangan dalam dunia fashion, saya mampu menganalisis tren, mengidentifikasi perubahan gaya, dan meramalkan arah mode mendatang. Dengan keterampilan menulis yang kuat, saya bertujuan untuk terus menginspirasi, mengedukasi, dan memberikan kontribusi positif bagi industri fashion dan para pembaca.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Shopping Cart

No products in the cart.

Return to shop

Shenada Official Website

Selamat datang di Toko Kami. Kami siap membantu semua kebutuhan Anda

Halo.. Selamat datang Dengan Syanash. Ada yang bisa Saya bantu?

WhatsApp Form